Selama Kabut Asap, Penjualan Masker Meningkat 70 Persen
Foto : Jenis Masker (istimewa)
ARSYNEWS.id, TEBO - Tercemarnya udara dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), memang merugikan masyarakat secara luas. Pasalnya, pernafasan terganggu akibat kabut asap, hingga tak jarang masyarakat menggunakan masker.
Salah seorang pemilik apotek Haz Farma dr Mutia Puspa Rini mengatakan, selama kabut asap menyelimuti Kabupaten Tebo. Penjualan masker meningkat cukup signifikan, pada semua jenis masker.
"Penjualan masker meningkat hingga 70 persen, dibandingkan penjualan di hari biasa," ungkapnya. Jum'at (28/08/2026).
"Selama kabut asap, masker terjual per hari 4 box hingga 5 box, dengan masing - masing box berisi 50 lembar masker. Sedangkan, dihari biasa 1 box saja tidak habis per hari," tambahnya.
Kata dr Mutia Puspa Rini, meskipun peningkatan penjualan meningkat drastis. Namun, untuk harga tidak mengalami kenaikan. Seperti Merk Duckbil 3 lembar Rp 5 ribu, masker anak - anak 2 lembar Rp 5 ribu, merk Earloop per lembar per lembar seribu, dan merk KF 95 1 lembar Rp 4 ribu. (Red_Bg)

