Bupati Bungo Dedy Putra Pimpin Razia Peti di Rantau Pandan dan Bathin III Ulu
Foto : Bupati Bungo Dedy Putra Bersama Tim Penertiban Peti Menyaksikan Pemusnahan Peti
ARSYNEWS.id, BUNGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo kembali menunjukkan sikap tegas terhadap aktivitas perusakan lingkungan. Bupati Bungo Dedy Putra didampingi Wakil Ketua DPRD Bungo Darwandi, memimpin langsung razia dan penertiban alat berat di sepanjang Jalan Rantau Pandan dan Bathin Tiga hulu, Kabupaten Bungo, pada Selasa (13/01/2026).
Razia terpadu ini melibatkan Polres Bungo, unsur TNI, Camat Rantau Pandan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), BPBD, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Kegiatan tersebut, merupakan bagian dari penegakan aturan dan pengawasan ketat terhadap aktivitas alat berat yang diduga kuat merusak hutan dan daerah aliran sungai.
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan empat unit alat berat. Satu unit diketahui dibakar di lokasi, sementara tiga unit lainnya akan dibawa ke Muara Bungo untuk proses penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Bupati Dedy Putra menegaskan bahwa razia ini bukan kegiatan seremonial, melainkan langkah berkelanjutan untuk menghentikan praktik perusakan lingkungan.
"Kegiatan ini akan terus kita lanjutkan sampai ke ujung Batin Tiga Hulu, sepanjang aliran sungai ini akan kita bersihkan dari aktivitas perusak hutan. Kita berusaha agar para pelaku keluar dan tidak lagi beroperasi di wilayah Kabupaten Bungo,” tegas Bupati.
Ia juga menyoroti pentingnya Sungai Rantau Pandan bagi kehidupan masyarakat Bungo. Selain sebagai sumber air bagi warga, sungai tersebut juga menjadi sumber utama air baku PDAM Kabupaten Bungo.
“Sungai ini sangat vital bagi masyarakat, digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Termasuk oleh PDAM, kalau dirusak, dampaknya langsung dirasakan masyarakat luas,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang turun langsung ke lapangan. Ini bentuk komitmen bersama dalam menjaga lingkungan dan masa depan Kabupaten Bungo,” katanya.
Pemkab Bungo memastikan bahwa razia dan penertiban alat berat ilegal akan dilakukan secara rutin, sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam melindungi hutan, sungai, serta keselamatan lingkungan hidup dari eksploitasi yang tidak bertanggung jawab. (Red_Bg)
