BREAKING NEWS

Pengamanan Dugaan Pencurian Sawit di PT APL Diwarnai Aksi Anarkis

 

Foto : Dokumentasi

ARSYNEWS.id, BATANGHARI – Insiden keamanan terjadi di areal perkebunan kelapa sawit milik PT APL, Rabu (04/02/2026).

Peristiwa ini bermula dari pengamanan dugaan pencurian tandan buah segar (TBS) oleh petugas keamanan perusahaan, yang kemudian berujung pada aksi anarkis dan perusakan fasilitas perusahaan.

Kejadian bermula sekitar pukul 09.30 WIB saat tim keamanan PT APL melaksanakan patroli rutin di wilayah AFD 7, area Koperasi Kelapo Mandiri.

Patroli tersebut didampingi BKO dari Polsek MSU. Petugas mendapati dua orang yang bukan karyawan perusahaan tengah mengangkut TBS milik PT APL.

Dalam upaya pengamanan, petugas berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku beserta barang bukti berupa sekitar 40 janjang TBS dengan rata-rata berat 13 kilogram per janjang serta alat angkut berupa keranjang langsir. Sedangkan, satu orang lainnya melarikan diri dari lokasi kejadian.

Dari hasil pemeriksaan awal, terduga pelaku diketahui berinisial AR, warga Desa Padang Kelapo. Pelaku kemudian dibawa ke kantor PT APL dan direncanakan akan diserahkan ke kepolisian guna menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun situasi berkembang ketika sekelompok orang yang mengatasnamakan Suku Anak Dalam (SAD) mendatangi kantor PT APL.

Kelompok tersebut dilaporkan membawa senjata tajam dan melakukan tindakan intimidatif, termasuk pengancaman terhadap petugas keamanan, karyawan, serta pengurus koperasi yang berada di sekitar lokasi.

Selain intimidasi, kelompok tersebut juga melakukan perusakan sejumlah fasilitas, di antaranya kendaraan operasional perusahaan, kendaraan milik pengurus koperasi, serta pintu dan jendela kantor PT APL. Mereka juga mendobrak mess karyawan dengan tujuan mencari terduga pelaku yang telah diamankan sebelumnya.

Sekitar pukul 14.00 WIB, terduga pelaku diserahkan kepada pihak kepolisian di lokasi PT APL. Namun setelah itu, Pos Keamanan 7 di perbatasan AFD 6 dan AFD 7 dilaporkan dibakar oleh rombongan tersebut, termasuk pengambilan besi portal.

Akibat insiden ini, PT APL mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp60 juta, sementara aparat kepolisian masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut. (***)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image