BREAKING NEWS

Pimpinan DPRD Tebo Mediasi Konflik Desa Punti Kalo dan Teluk Langkap Hingga Pemblokiran Jalan Padang Lamo di Buka

 

Foto : Warga dan Anggota Polres Tebo Bersihkan Jalan Padang Lamo

ARSYNEWS.id, TEBO - Pimpinan DPRD Tebo memediasi Kades Punti Kalo dan Kades Teluk Langkap, Kecamatan Sumay. Usai pemblokiran jalan Padang Lamo yang dilakukan oleh warga Desa Punti Kalo.

Pemblokiran ini, dilatarbelakangi masih beroperasinya dompeng sungai Desa Teluk Langkap dekat perbatasan. Bahkan, telah memasuki kawasan Desa Punti Kalo.

Proses mediasi berjalan cukup alot, dimana Kades Teluk Langkap mengaku, jika ada warga Desa Punti Kalo bekerja dompeng sungai di Desa Teluk Langkap.

Bukan hanya itu, Kades Teluk Langkap mengklaim jika warga Punti Kalo juga lah yang menambang di perbatasan hingga memasuki Desa Punti Kalo.

Hal ini memicu kemarahan Fahri, pasalnya tanahnya menjadi korban tambang ilegal hingga runtuh bahkan garis polisi yang terpasang juga terjun ke Sungai Batanghari.

Untuk itu, ia meminta Kades Teluk Langkap untuk menunjukkan orang tersebut, jika hal tersebut benar.

"Buat kesepakatan Waka, tidak boleh mendompeng 50 meter di sekitar perbatasan," harap Fahri.

Hal tersebut diteruskan Waka I DPRD Tebo Ihsannudin ke kedua belah pihak, antara Kades Punti Kalo dan Teluk Langkap. Bahkan, Waka I DPRD Tebo juga meminta agar tidak aktifitas PETI pada malam hari.

"Kita telah sampaikan ke Kades Teluk Langkap, secara lisan telah setuju. Namun, diberi waktu 2 hari untuk membuat kesepakatan tertulis oleh Kades Teluk Langkap," ungkapnya. Senin (28/09/2026).

Proses mediasi di kebun sawit, disaksikan warga dan di kawal aparat kepolisian Polres Tebo.

Usai kesepakatan terjadi, aparat kepolisian dan warga turun tangan membersihkan pelepah, batang pinang dan lainnya dari Jalan Padang Lamo agar bisa dilalui. (Red_Bg)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image