Vokal Menolak Dompeng di Sungai Batanghari, Seorang Ibu Diancam di B*n*h
Foto : Warga Melapor ke Polres Tebo
ARSYNEWS.id, TEBO - Seorang Ibu atas nama Tarina, warga Desa Punti Kalo, Kecamatan Sumay didampingi anaknya mendatangi Polres Tebo. Mengadukan mendapat ancaman, dari warga Desa setempat diduga yang mendukung aktifitas tambang emas ilegal. Pada Rabu (09/09/2026).
Anak dari ibu Tarina, Bobi Hartanto mengatakan, jika ibunya diancam akan dibunuh. Untuk itu, keluarga khawatir dengan ancaman tersebut. Sehingga melaporkan hal ini, ke aparat kepolisian.
Diakuinya, ancaman ini muncul. Lantaran, ibunya vokal menentang aktifitas tambang emas di Sungai Batanghari. Tepatnya di Desa Punti Kalo.
"Ibu saya memang menentang Sungai Batanghari di dompeng, karena di khawatirkan akan ada balak yang muncul," ungkapnya.
Bobi berharap, jika laporan ini bisa segera ditindaklanjuti, karena sudah meresahkan warga yang menolak keberadaan tambang ilegal.
Sementara itu, PS Kanit Tipidter Satreskrim Polres Tebo Iptu William Simbolon membenarkan, adanya laporan pengancaman. Hal ini akan segera ditindaklanjuti.
"Tidak ada yang kebal dengan hukum," pungkasnya. (Red_Bg)

