Warga Usir Puluhan Rakit Dompeng Masuk Wilayah Desa Punti Kalo
Foto : Warga Desa Punti Kalo Usir Dompeng Sungai Masuk ke Wilayah Desa Setempat
ARSYNEWS.id, TEBO - Konflik masyarakat Desa Punti Kalo, Kecamatan Sumay dan Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Teluk Langkap, kembali terjadi. Setelah rakit Dompeng mereka masuk ke sungai Batanghari di Desa Punti Kalo. Pada Minggu (11/10/2026).
Aksi penambang ilegal kali ini, berbeda dengan sebelumnya. Mereka semakin berani memprovokasi warga dengan beroperasi pada pagi hari, bahkan menambang masuk lebih jauh ke dalam kawasan Desa Punti Kalo.
Salah seorang warga Desa Punti Kalo, yang enggan namanya disebutkan mengaku, aksi penambang ilegal ini seolah kebal hukum. Sehingga, mereka aman dan merambah ke Desa tetangga.
Masyarakat yang terpancing dengan aksi tersebut, mengejar rakit Dompeng dengan sampan hingga mereka keluar dari kawasan Desa Teluk Langkap.
"Sekitar 30 rakit Dompeng sungai masuk ke kawasan Desa Punti Kalo, dan berhasil di usir masyarakat," ungkapnya. Saat di konfirmasi via ponsel (12/10/2026).
Lanjutnya, cukup heran dengan aktifitas ilegal di Desa tetangga, kenapa belum tersentuh hukum. Padahal, mereka terang - terangan merusak lingkungan dan mengganggu masyarakat.
Pihak kepolisian juga telah turun ke lokasi tersebut, hanya saja hingga sekarang belum ada penambang ilegal yang ditangkap. Jika terus - terusan begini, tentu konflik tidak terhindarkan.
Ia mengaku, warga sudah maksimal mempertahankan wilayahnya. Dengan mengusir rakit, menangkap penambang ilegal. Bahkan sampai pembakaran, dengan tujuan agar penambang jera.
Bukan hanya itu, upaya kordinasi dengan Kades Teluk Langkap, melapor ke kecamatan Sumay hingga ke Kabupaten telah dilakukan. Namun, belum ada tindakan nyata dari pemangku kepentingan, untuk menyelesaikan konflik ini. (Red_Bg)

.png)
